Pentingnya Menjaga Kebersihan untuk Cegah Infeksi Jamur

Diposting pada

Infeksi jamur kulit dapat terjadi saat organisme jamur masuk ke dalam tubuh dan bertumbuh di dalamnya. Jenis jamur yang bisa menginfeksi kulit manusia adalah segala organisme yang dapat menempel ke tubuh manusia dan berkembang biak di area tubuh manapun.

Pada umumnya infeksi jamur dapat terjadi di berbagai area tubuh, tetapi yang paling sering adalah tumbuh di sekitar selangkangan. Infeksi jamur di selangkangan dapat terjadi karena kurangnya seseorang dalam menjaga kebersihan kulit.

Anda bisa menemukan gejala infeksi jamur dengan mudah, sebab jamur yang menginfeksi kulit manusia dapat dilihat jelas ciri-cirinya. Di antara gejala yang kerap timbul adalah ruam kulit, kemerahan pada area selangkangan, dan gatal-gatal di kulit.

Jamur yang menginfeksi kulit manusia dapat mengganggu rasa nyaman, menyebabkan gatal-gatal, bahkan menimbulkan gejala yang parah. Jika tidak ingin infeksi jamur menjadi bertambah parah, pafikabbaritokuala.org menganjurkan untuk segera mengobatinya.

Menurut pafikabbaritokuala.org, infeksi jamur di kulit manusia dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan pada area tubuh. Mencegah jamur dari menginfeksi kulit manusia ternyata jauh lebih penting dibandingkan mengobatinya.

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Jamur di Kulit

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Jamur di Kulit
Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Jamur di Kulit

Infeksi jamur pada kulit dapat diatasi dan dicegah dengan menjaga kebersihan tubuh. Jamur dapat menginfeksi kulit manusia karena kurangnya seseorang dalam menjaga kebersihan tubuh. Jamur sangat suka sekali dengan area tubuh yang kotor dan lembab.

Jika tidak ingin mengalami infeksi jamur kulit, ada baiknya untuk mencegah dan mengatasinya mulai dari sekarang. Berikut ada beberapa cara mudah untuk mencegah infeksi jamur di kulit.

1. Siapkan Handuk atau Pakaian Ganti

Menjaga kebersihan tubuh memang perlu agar tidak terinfeksi oleh jamur. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyiapkan handuk atau pakaian ganti. Handuk diperlukan apabila seseorang telah selesai mandi atau dalam keadaan berkeringat.

Jika tubuh basah, sebaiknya segera keringkan dengan handuk. Pakaian ganti diperlukan agar sirkulasi udara pada tubuh dapat berganti. Dengan demikian, kulit lembab dan kotoran tidak akan dapat masuk ke tubuh dan merangsang pertumbuhan jamur.

2. Tidak Bertukar Barang dengan Orang Lain

Anda akan lebih mudah terinfeksi jamur apabila mempunyai kebiasaan bertukar barang pribadi dengan orang. Adapun barang pribadi yang tidak boleh saling ditukar adalah handuk dan pakaian.

Jamur dapat menular melalui handuk atau pakaian yang kotor. Kebiasaan bertukar pakaian atau handuk dengan orang lain dapat membuat kebersihan barang menjadi diragukan.

Barang pribadi lain yang bisa memicu pertumbuhan jamur di kulit adalah bertukar sisir dan sikat gigi. Jika tidak ingin tertular jamur yang bisa menginfeksi kulit, ada baiknya untuk tidak melakukan pertukaran barang pribadi dengan orang lain.

3. Menjaga Kesehatan Tubuh

Jamur dapat menginfeksi kulit dengan cepat apabila kesehatan tubuh terganggu. Dalam keadaan sistem kekebalan yang lemah, maka jamur akan mudah masuk ke kulit. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk tetap menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga.

Menjaga pola makan yang teratur dan dilengkapi dengan gizi seimbang dapat membantu Anda untuk terhindar dari infeksi jamur. Meskipun demikian, obat infeksi jamur yang paling ampuh adalah antibiotik yang dianjurkan oleh dokter kulit.

Jamur memang mudah menginfeksi kulit manusia, terutama jika Anda tidak menjaga kebersihan tubuh. Menurut pafikabbaritokuala.org, kebersihan tubuh dan kulit dapat membuat seseorang terhindar dari infeksi jamur di kulit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *