Sejarah Patung Dirgantara Pancoran | Berita Awal Mula Segalanya

Sejarah Patung Dirgantara Pancoran

Cara Cepat Hamil

Sejarah Patung Pancoran – Memang sangat menyenangkan belajar sejarah. Kita jadi tahu apa yang sebelumnya tidak tahu, apalagi yang namanya sejarah tentunya kejadiannya sudah bertahun-tahun bahkan berabad-abad lamanya. Begitu juga sejarah patung dirgantara pancoran, mungkin banyak yang mengenal patung pancoran, namun tidak mengenal patung dirgantara, padahal patung dirgantara adalah patung pancoran. Patung dirgantra memang terletak di pancoran tepatnya di Jl. Jend. Gatot Subroto, OK…. Pada kesempatan ini awalmula.com akan sedikit berbagi info tentang awal mula sejarah patung dirgantara atau yang sekarang ini lebih dikenal patung dirgantara. Kita akan mempelajari arti filosofi patung pancoran, berapa lama pembuatan patung pancoran dan dari mana semua biaya untuk mendirikan patung dirgantara pancoran ini, selengkapnya hanya ada di sejarah awal mula patung dirgantara pancoran.

Patung Dirgantara di bundaran Jalan Jenderal Gatot Subroto (Seberang Wisma Aldiron Dirgantara, dahulu Markas Besar Angkatan Udara Republik Indonesia) dibuat berdasarkan rancangan Edhi Sunarso, dikerjakan oleh pematung keluarga Arca Yogyakarta pimpinan Edhi Sunarso. Ide pertama adalah dari Presiden Soekarno yang menghendaki agar dibuat sebuah patung mengenai dunia penerbangan Indonesia atau kedirgantaraan. Patung ini menggambarkan manusia angkasa, yang berarti menggambarkan semangat keberanian bangsa Indonesia untuk menjelajah angkasa.

Berikut adalaha data-data singkat mengenai patung Dirgantara:
• Arti filosofis melambangkan keberanian atau kesatriaan dalam hal kedirgantaraan. Jadi yang ditekankan di sini adalah bukan pesawatnya namun manusianya dengan sifat jujur, berani, dan bersemangat mengabdi yang dilambangkan dalam bentuk manusia dengan kejantanannya memaksimalkan tenaga.

• Patung ini terbuat dari bahan perunggu, berat patung 11 ton, Tinggi patung 11 meter, sementara tinggi voetstuk (kaki patung) 27 meter, dikerjakan oleh PN Hutama Karya dengan IR. Sutami sebagai arsitek pelaksana.

• Patung ini dikerjakan oleh team pematung Keluarga Arca Yogyakarta di bawah pimpinan Edhi Sunarso sedangkan pengecorannya dilaksanakan oleh Pengecoran Patung Perunggu Artistik Dekoratif Yogyakarta pimpinan I Gardono.

• Lama pembuatan patung ini satu tahun (1964-1965). Tahap penyelesaian mengalami kelambatan disebabkan oleh keadaan politik akibat adanya peristiwa kudeta Gerakan Tigapuluh September/ pemberontakan PKI yang terjadi di tahun 1965.

• Sampai dengan meletusnya G30S/ PKI patung ini belum selesai dipasang. Tidak satupun bagian dari patung yang terpasang sehingga sempat beredar isu bahwa patung ini menggambarkan alat pencungkil mata yang digunakan PKI dalam melaksanakan aksinya gerakan kudeta.

• Bung Karno dengan keras hati ingin sekali membuktikan bahwa isu tersebut tidak benar, sehingga beliau menginginkan pemasangan Patung Dirgantara dapat segera diselesaikan.

• Biaya pemasangan patung ini pembiayaannya berasal dari kantung pribadi Bung Karno, yaitu dengan menjual sebuah mobil pribadinya.

Proses pemasangan Patung Dirgantara selalu ditunggui oleh Bung Karno, sehingga kehadirannya selalu merepotkan aparat negara yang bertugas menjaga keamanan sang kepala negara. Alat pemasangannya sederhana saja yaitu dengan menggunakan Derek tarikan tangan. Patung yang berat keseluruhannya 11 ton tersebut terbagi dalam potongan-potongan yang masing-masing beratnya 1 ton.

Pemasangan patung Dirgantara akhirnya dapat selesai pada akhir tahun 1966. Patung Dirgantara ditempatkan di lokasi ini karena strategis, merupakan pintu gerbang kawasan Jakarta Selatan dari Lapangan Terbang Halim Perdanakusumah selain itu dekat dengan (dahulu) Markas Besar Angkatan Udara Republik Indonesia.

 

No Comment to “Sejarah Patung Dirgantara Pancoran”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here:

Kategory

Taruhan Bola